SURAT RAJA BULELENG, BALI, KEPADA RAFFLES, 1811

SURAT RAJA BULELENG, BALI, KEPADA RAFFLES, 1811 ( Sumber : Arya Purbaya)

Raffles memberikan perhatian khusus untuk memperoleh dukungan dari para raja Jawa dan Bali demi keberhasilan serangan Inggris ke Jawa. Ia mendapat sambutan yang baik dari Ratu Gusti Wayahan, raja Buleleng yang terletak dekat Singaraja, Bali utara, daerah yang dikenal Raffles sebagai ‘Bali Baliling’. Dalam suratnya yang bernada sahabat, raja Buleleng itu mengirimkan hadiah kuda hitam.

Surat bersungging (berhias) dan bercap ini ditulis menggunakan aksara dan bahasa Jawi (Arab-Melayu). Surat ini bertanggal 1 Shafar 1226 Hijriah seperti yang disebutkan pada bagian akhir surat, yang bertepatan dengan 25 Februari 1811, sekitar 3 bulan selepas surat permintaan dukungan Raffles kepada para raja Jawa. Berselang sekitar 5 bulan setengah dari surat jawaban raja Buleleng ini, Inggris memproklamirkan jatuhnya Batavia pada 12 Agustus 1811.

Walaupun bercap, tapi cap pada surat ini tidak atau belum dimuat dalam katalog Cap Islam dari Asia Tenggara. Keseluruhan aksara dan bahasa Jawi di naskah surat ini sangat baik, terutama bahasanya. Kita dapat merasakannya bersama kehalusan bahasa pada alih aksara berikut ini:

Qawl al-Haqq

Bahwa ini surat yang terbit dari pada nurul-qulub yang amat gilang-gemilang akan mujarab terang benderang pada antara segala makhluk yang saudara-bersaudara sahabat-bersahabat, iaitu dari pada Seri Paduka Ratu Gusti Wayahan Karang Asam yang bertakhta kuasa memerintah negeri Bali Buliling Singaraja, yang senantiasa berniat pada berkasih-kasihan, iatu barang disampaikan kiranya pada paduka saudara kita Tuan Thomas Raffles Esquire [T-a-m-s R-f-l-s A-s-k-w-y-r] yang empunya takhta kuasa memerintah negeri Kompeni Inggris Benggala, yang melakukan hukum besar dengan bersetia budi perangai keelokannya dan kemanisannya pada antaranya segala sahabat, serta barang dilanjutkannya usia umur zamannya seperti peridaran bulan dan matahari pergantian malam dan siang dengan selama-lamanya, aamiin bi-ilahil ‘alamin.


Wa-ba’duhu kemudian daripada itu adalah kita memberi maklum kepada saudara jikalau datang itu Kapitan Greigh [G-r-y-q] ke tanah Buliling kita mahu manumpangkan kita punya utusan serta dengan kita punya surat. Maka kita pintak kepada saudara apa² saudara punya suka yang ada di tanah Bali itu melainkan saudara kirim surat kepada kita, seboleh²nya kita carikan. Melainkan itu Kapitan Greigh yang boleh sampaikan utusan kita kepada saudara.
Syahdan suatu pun tiada tanda ikhlas hanyalah satu kuda hitam adanya dan satu budak laki² kecil umur lima tahun bernama Ketut Jobeling adanya. Tersurat dalam Pasiban negeri Bali Buliling Singaraja kepada sehari bulan Shafar hari Sabtu tahun 1226.
Sumber:
Golden Letters Writting Traditions of Indonesia.

Gambar:
Surat dari Seri Paduka Ratu Gusti Wayahan Karang Asam, Raja Buleleng kepada Sir Thomas Stamford Raffles, tahun 1811. Bercap lak segel merah (red wax), ukuran kertas 45,5×31,5cm.
British Library, MSS Eur.D.742/1, f70v

Sunan Giri ke Banjarmasin

Sunan Giri pernah datang berdagang sambil berdakwah ke Kota Banjarmasin. Sejak kecil Sunan Giri yang bernama asli Raden Paku terpisah dari ayah dan ibunya kemudian diasuh oleh saudagar bernama Nyi Ageng Pinatih. Sebagai keluarga pedagang, Nyi Ageng menyuruh Raden Paku untuk memimpin dan mengawal kapal yang berdagang antar pulau. Salah satu daerah yang didatangi adalah Banjarmasin yang ketika itu sudah menjadi pelabuhan yang ramai.

Tetapi ketika armada kapalnya tiba di Banjarmasin, daerah ini sedang dilanda paceklik. Penduduk kekurangan pangan dan sakit-sakitan. Hal ini karena sedang terjadi perang saudara antara Pangeran Tumenggung dengan Pangeran Samudera yang melibatkan pasukan rakyat dalam jumlah besar. Masyarakat tidak mampu membeli barang-barang jualannya. Melihat hal ini Raden Paku bukannya menjual barang melainkan membagikan secara gratis kepada penduduk.

Awak kapal kuatir dengan kapal yang kembali dalam keadaan kosong karena biasanya banyak barang dari Banjarmasin terutama hasil bumi dan hasil hutan yang bisa dibawa pulang ke Jawa. Kapal bisa oleng dan tenggelam diterjang ombak laut yang ganas. Raden Paku menyuruh agar karung-karung bekas barang dagangan yang dibawa dari Jawa diisi dengan batu dan pasir untuk dijadikan pemberat kapal. Kembali di Jawa, Nyi Ageng marah besar dan kuatir hal itu akan membuatnya bangkrut. Raden Paku menenangkan agar ibunya bersabar dan bersedekah, jangan mencari keuntungan saja.

Ibunya kemudian mengikhlaskan barang yang terlanjur diberikan Raden Paku di Banjarmasin. Namun alangkah terkejutnya ketika ia masuk ke kapal, dilihatnya karung-karung yang dikira hanya berisi batu dan pasir dari Kalimantan itu ternyata bercampur bongkahan emas permata yang bernilai tinggi.

Sejak itu Nyi Ageng Pinatih tidak ragu lagi bahwa anak angkatnya adalah seorang ulama besar yang memiliki karomah. Raden Paku diminta mengurangi aktivitas dagang dan lebih memfokuskan diri berdakwah. Ia tinggal di Sidomukti Giri dan mendirikan pondok pesantren di sana. Selanjutnya ia bernama Sunan Giri dan bergabung dalam lingkaran ulama walisongo.

(Dikutip dari buku Sultan Suriansyah karya DCH Ahmad Barjie)

Urban Legend Kereta Hantu Manggarai Jakarta

Urban Legend Kereta Hantu Manggarai Jakarta, Aneh Ada Orang Baca Koran Tahun 1953

Kereta hantu Manggarai masih terngiang-ngiang untuk generasi Jakarta tahun 90-an. Bahkan sampai ada filmnya pula dengan judul yang sama, kereta hantu Manggarai.

Cerita dari mulut ke mulut kereta hantu Manggarai subur dan tak pernah putus. Sebab Indonesia sangat identik dan kental dengan cerita cerita mistis yang berkembang di masyarakat.

Kisah kereta hantu Manggarai tidak pernah terbukti secara ilmiah, jadi hanya urban legend saja.

Stasiun Manggarai adalah stasiun tertua yang telah berdiri sejak zaman Belanda. Stasiun kereta api di Manggarai dibangun pada tahun 1914 dan diresmikan pada 1 Mei 1918.

Kesaksian beberapa orang seperti penjaga perlintasan kereta bukit Duri – Jakarta Selatan, yang dikejutkan dengan suara sirine perlintasan kereta pada pukul 04.00 dini hari yang tentunya sangat tidak wajar, karena jam operasional kereta dimulai pukul 05.00 WIB.

Tak lama setelah sirene tersebut berbunyi melintaslah kereta empat gerbong yang beroperasi tanpa masinis, dan penumpang di dalamnya. Keanehan lainnya adalah kereta jalan dengan keadaan gelap gulita.

selain itu ada versi lain dari seorang lelaki bernama Selamet. Pada saat itu ada seorang anak muda yang tiba di stasiun Depok pukul 23.00 dan menghampirinya menanyakan jadwal kereta. Ketika Slamet berbincang dengan pemuda tersebut, ia mendapatkan penjelasan yang cukup aneh.

Pasalnya pemuda tersebut baru menumpangi kereta yang penumpannya nampak seperti mayat.

Selain itu juga penumpang di dalam kereta tersebut tidak berinteraksi satu sama lain.

Mendengar penjelasan tersebut Selamet semakin bingung karena ia hapal betul jam kereta terakhir pada pukul 22.00 WIB.

Anak muda yang menumpangi kereta tadi bersikukuh bahwa ia benar benar baru menaiki kereta yang beroperasi di atas jam tersebut, ia juga menambahkan sempat meminjam koran dari salah seorang penumpang kereta.

Ketika koran tersebut dibuka mereka sama sama terkejut karena koran tersebut merupakan cetakan tahun 1953.

Berdasarkan cerita-cerita di atas memang kurang masuk di akal ya, apalagi kereta yang dapat meluncur sendiri tanpa ada masinis dan listrik. Tetapi percaya atau tidak beberapa orang telah menyaksikan hingga mengalami sendiri, kejanggalan tersebut.

Sumber: Kiki Oktaliani/suara com

Tjoet Nyak Meutia

Tjoet Nyak Meutia (15 Februari 1870 – 24 Oktober 1910)

Awalnya Tjoet Meutia melakukan perlawanan terhadap Belanda bersama suaminya Teuku Muhammad atau Teuku Tjik Tunong. Namun pada bulan Maret 1905, Tjik Tunong berhasil ditangkap Belanda dan dihukum mati di tepi pantai Lhokseumawe.

Tjoet Meutia kemudian menikah dengan Pang Nanggroe sesuai wasiat suaminya dan bergabung dengan pasukan lainnya di bawah pimpinan Teuku Muda Gantoe. Pada suatu pertempuran dengan Korps Marechausée di Paya Cicem, Tjoet Meutia dan para wanita melarikan diri ke dalam hutan. Pang Nagroe sendiri terus melakukan perlawanan hingga akhirnya tewas pada tanggal 26 September 1910.

Tjoet Meutia kemudian bangkit dan terus melakukan perlawanan bersama sisa-sisa pasukannya. Ia menyerang dan merampas pos-pos kolonial sambil bergerak menuju Gayo melewati hutan belantara. Namun pada tanggal 24 Oktober 1910, Tjoet Meutia bersama pasukannya bentrok dengan Marechausée di Alue Kurieng. Dalam pertempuran itu Tjoet Njak Meutia gugur.

Sumber: Sejarah Indonesia

Hamas mengundang Elon Musk

Dikutip dari SeaToday, Hamas mengundang miliarder Amerika Serikat, Elon Musk, untuk mengunjungi Gaza dan menyaksikan langsung kehancuran yang dialami warga Gaza akibat serangan Israel. Undangan tersebut disampaikan oleh pejabat senior Hamas Osama Hamdan dalam konferensi pers, Selasa (28/11) di Beirut.

Sumber Foto: Sea Today

Undangan tersebut datang setelah Musk mengunjungi Kfar Aza, sebuah tempat pemukiman (kibbutz) yang diserang Hamas, bersama Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, Senin (27/11) setelah postingannya di X yang mendukung anti semitisme menuai kecaman.

Alih-alih membahas postingan tersebut, Musk justru membuat pernyataan yang sependapat dengan Netanyahu. Salah satunya mengenai layanan internet satelit milik Musk, Starlink. Musk sebelumnya menyarankan penggunaan satelit tersebut kepada organisasi bantuan demi membantu gangguan internet di Gaza. Tawaran tersebut memicu ketidaksetujuan dari Israel yang berargumen bahwa teknologi tersebut akan digunakan oleh Hamas. Kini dalam kunjungannya, dicapai kesepakatan bahwa Starlink hanya dapat digunakan di Israel dan Gaza dengan persetujuan pemerintah Israel.

TAMAN NASIONAL BROMO TENGGER SEMERU JADI TAMAN NASIONAL TERINDAH KETIGA DI DUNIA VERSI BOUNCE

Dikutip dari SEAToday.com, Jakarta – TAMAN NASIONAL BROMO TENGGER SEMERU JADI TAMAN NASIONAL TERINDAH KETIGA DI DUNIA VERSI BOUNCE

Sumber Foto: Bounce

Arminers, tahukah kamu kalau Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, Jawa Timur, Indonesia, menjadi taman nasional terindah ketiga di dunia pada 2023? Berdasarkan data dari Bounce, Bromo Tengger Semeru memperoleh skor 7,89 poin, di atas taman nasional Serengeti, Tanzania, yang memperoleh skor 7,37.

Sementara itu, posisi pertama diduduki oleh Taman Nasional Kruger, Afrika Selatan, yang memperoleh skor 8,29. Sedangkan posisi kedua ditempati oleh Taman Nasional Lencois Maranhenses di Brasil yang memperoleh skor 7,9.

Bounce melakukan penghitungan skor berdasarkan sejumlah indikator, seperti jumlah unggahan di instagram, jumlah penayangan di TikTok, penelusuran Google dari Oktober hingga September 2023, serta ulasan setiap taman nasional di Google.

Seorang sopir bus pariwisata jadi korban pemalakan preman

Seorang sopir bus pariwisata bernama Ilham Reza Hidayat jadi korban pemalakan pereman saat sedang membawa rombongan wisatawan berfoto di kawasan Jembatan Ampera Palembang. Akibatnya korban kehilangan uang Rp 1,5 juta.

Sumber Foto: Palembang Kulu Kilir

Di hadapan petugas Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang, Reza mengatakan bus yang dikendarainya itu dari Jakarta hendak menuju Pekanbaru, Riau.

Namun, ketika melitas di kawasan Jembatan Ampera, para wisatawan meminta untuk berhenti sebentar. Tujuan mereka ingin foto-foto di tempat itu. Reza lantas memarkirkan bus di kawaaan Skate Park.

“Sambil menunggu penumpang saya mau buang air kecil dan mencari toilet di sekitar sana,” katanya, Selasa, 28 November 2023.

Reza bilang, saat ia mengantre toilet, ada penumpang yang menelepon memberitahukan kalau mereka sudah selesai dan bersiap melanjutkan perjalanan. Reza lalu menghubungi sopir kedua untuk jalan dan dirinya akan menyusul menggunakan ojek online.

“Saya minta sopir kedua jalan duluan, nanti bertemu di tempat istirahat. Saya akan menyusul pakai ojek,” katanya.

Akan tetapi ketika baru selesai dari toilet, Reza dihampiri preman dan diajaknya ke bekalang kawasan Monpera. Preman itu menyebut bus sudah pergi dan tidak membayar uang parkir.

“Saat itu saya kembali menelepon sopir kedua, di mana ia mengaku sudah membayar parkir Rp 50 ribu,” katanya.

Sumber @officialurban.id

𝘒𝘌𝘚𝘜𝘓𝘛𝘈𝘕𝘈𝘕 𝘉𝘈𝘕𝘛𝘌𝘕 1620-1683

1. 𝘒𝘦𝘱𝘦𝘯𝘥𝘶𝘥𝘶𝘬𝘢𝘯

𝘒𝘦𝘴𝘶𝘭𝘵𝘢𝘯𝘢𝘯 𝘉𝘢𝘯𝘵𝘦𝘯 𝘥𝘪𝘵𝘰𝘱𝘢𝘯𝘨 𝘰𝘭𝘦𝘩 𝘫𝘶𝘮𝘭𝘢𝘩 𝘱𝘦𝘯𝘋𝘶𝘥𝘶𝘬 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘣𝘢𝘯𝘺𝘢𝘬 𝘴𝘦𝘳𝘵𝘢 𝘮𝘶𝘭𝘵𝘪-𝘦𝘵𝘯𝘪𝘴. 𝘔𝘶𝘭𝘢𝘪 𝘋𝘢𝘳𝘪 𝘗𝘳𝘪𝘣𝘶𝘮𝘪 & 𝘗𝘦𝘯𝘥𝘢𝘵𝘢𝘯𝘨

𝘚𝘦𝘮𝘦𝘯𝘵𝘢𝘳𝘢 𝘬𝘦𝘭𝘰𝘮𝘱𝘰𝘬 𝘦𝘵𝘯𝘪𝘴 𝘯𝘶𝘴𝘢𝘯𝘵𝘢𝘳𝘢
𝘭𝘢𝘪𝘯 𝘥𝘦𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘫𝘶𝘮𝘭𝘢𝘩 𝘴𝘪𝘨𝘯𝘪𝘧𝘪𝘬𝘢𝘯 𝘢𝘯𝘵𝘢𝘳𝘢 𝘭𝘢𝘪𝘯 𝘔𝘢𝘬𝘢𝘴𝘢𝘳, 𝘥𝘢𝘯 𝘉𝘢𝘭𝘪.

𝘋𝘢𝘳𝘪 𝘣𝘦𝘣𝘦𝘳𝘢𝘱𝘢 𝘴𝘶𝘮𝘣𝘦𝘳 𝘌𝘳𝘰𝘱𝘢 𝘥𝘪𝘴𝘦𝘣𝘶𝘵𝘬𝘢𝘯 𝘴𝘦𝘬𝘪𝘵𝘢𝘳 𝘵𝘢𝘩𝘶𝘯 1672,
𝘉𝘢𝘯𝘵𝘦𝘯 𝘥𝘪𝘱𝘦𝘳𝘬𝘪𝘳𝘢𝘬𝘢𝘯 𝘵𝘦𝘳𝘥𝘢𝘱𝘢𝘵 𝘢𝘯𝘵𝘢𝘳𝘢 100𝘳𝘣 𝘴𝘢𝘮𝘱𝘢𝘪 200𝘳𝘣 𝘭𝘦𝘭𝘢𝘬𝘪 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘴𝘪𝘢𝘱 𝘶𝘯𝘵𝘶𝘬 𝘣𝘦𝘳𝘱𝘦𝘳𝘢𝘯𝘨,

𝘴𝘶𝘮𝘣𝘦𝘳 𝘭𝘢𝘪𝘯 𝘮𝘦𝘯𝘺𝘦𝘣𝘶𝘵𝘬𝘢𝘯, 𝘣𝘢𝘩𝘸𝘢 𝘉𝘢𝘯𝘵𝘦𝘯 𝘥𝘢𝘱𝘢𝘵 𝘥𝘪𝘳𝘦𝘬𝘳𝘶𝘵 𝘴𝘦𝘣𝘢𝘯𝘺𝘢𝘬 10𝘳𝘣 𝘰𝘳𝘢𝘯𝘨 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘴𝘪𝘢𝘱 𝘮𝘦𝘮𝘢𝘯𝘨𝘨𝘶𝘭 𝘴𝘦𝘯𝘫𝘢𝘵𝘢.
𝘕𝘢𝘮𝘶𝘯 𝘥𝘢𝘳𝘪 𝘴𝘶𝘮𝘣𝘦𝘳 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘱𝘢𝘭𝘪𝘯𝘨 𝘥𝘢𝘱𝘢𝘵 𝘥𝘪𝘢𝘯𝘥𝘢𝘭𝘬𝘢𝘯,

𝘱𝘢𝘥𝘢 𝘋𝘢𝘨𝘩 𝘙𝘦𝘨𝘪𝘴𝘵𝘦𝘳-(16.1.1673) 𝘮𝘦𝘯𝘺𝘦𝘣𝘶𝘵𝘬𝘢𝘯 𝘥𝘢𝘳𝘪 𝘴𝘦𝘯𝘴𝘶𝘴
𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘥𝘪𝘭𝘢𝘬𝘶𝘬𝘢𝘯 𝘝𝘖𝘊 𝘱𝘢𝘥𝘢 𝘵𝘢𝘩𝘶𝘯 1673, 𝘥𝘪𝘱𝘦𝘳𝘬𝘪𝘳𝘢𝘬𝘢𝘯 𝘱𝘦𝘯𝘥𝘶𝘥𝘶𝘬 𝘥𝘪 𝘬𝘰𝘵𝘢 𝘉𝘢𝘯𝘵𝘦𝘯 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘮𝘢𝘮𝘱𝘶 𝘮𝘦𝘯𝘨𝘨𝘶𝘯𝘢𝘬𝘢𝘯 𝘵𝘰𝘮𝘣𝘢𝘬
𝘢𝘵𝘢𝘶 𝘴𝘦𝘯𝘢𝘱𝘢𝘯 𝘣𝘦𝘳𝘫𝘶𝘮𝘭𝘢𝘩 𝘴𝘦𝘬𝘪𝘵𝘢 55𝘳𝘣 𝘖𝘳𝘢𝘯𝘨. 𝘑𝘪𝘬𝘢 𝘬𝘦𝘴𝘦𝘭𝘶𝘳𝘶𝘩𝘢𝘯 𝘱𝘦𝘯𝘥𝘶𝘥𝘶𝘬 𝘥𝘪𝘩𝘪𝘵𝘶𝘯𝘨, 𝘢𝘱𝘢 𝘱𝘶𝘯 𝘬𝘦𝘸𝘢𝘳𝘨𝘢𝘯𝘦𝘨𝘢𝘳𝘢𝘢𝘯 𝘮𝘦𝘳𝘦𝘬𝘢, 𝘥𝘪𝘱𝘦𝘳𝘬𝘪𝘳𝘢𝘬𝘢𝘯 𝘣𝘦𝘳𝘫𝘶𝘮𝘭𝘢𝘩 𝘴𝘦𝘬𝘪𝘵𝘢𝘳 150𝘳𝘣 𝘱𝘦𝘯𝘥𝘶𝘥𝘶𝘬,
𝘵𝘦𝘳𝘮𝘢𝘴𝘶𝘬 𝘱𝘦𝘳𝘦𝘮𝘱𝘶𝘢𝘯, 𝘢𝘯𝘢𝘬² 𝘥𝘢𝘯 𝘭𝘢𝘯𝘴𝘪𝘢

𝘚𝘦𝘬𝘪𝘵𝘢𝘳 𝘵𝘢𝘩𝘶𝘯 1676 𝘳𝘪𝘣𝘶𝘢𝘯 𝘮𝘢𝘴𝘺𝘢𝘳𝘢𝘬𝘢𝘵 𝘊𝘪𝘯𝘢 𝘮𝘦𝘯𝘤𝘢𝘳𝘪
𝘴𝘶𝘢𝘬𝘢 𝘥𝘢𝘯 𝘣𝘦𝘬𝘦𝘳𝘫𝘢 𝘥𝘪 𝘉𝘢𝘯𝘵𝘦𝘯. 𝘎𝘦𝘭𝘰𝘮𝘣𝘢𝘯𝘨 𝘮𝘪𝘨𝘳𝘢𝘴𝘪 𝘪𝘯𝘪
𝘢𝘬𝘪𝘣𝘢𝘵 𝘣𝘦𝘳𝘬𝘦𝘤𝘢𝘮𝘶𝘬𝘯𝘺𝘢 𝘱𝘦𝘳𝘢𝘯𝘨 𝘥𝘪 𝘍𝘶𝘫𝘪𝘢𝘯 𝘴𝘦𝘳𝘵𝘢 𝘱𝘢𝘥𝘢 𝘬𝘢𝘸𝘢𝘴𝘢𝘯 𝘊𝘪𝘯𝘢 𝘚𝘦𝘭𝘢𝘵𝘢𝘯 𝘭𝘢𝘪𝘯𝘯𝘺𝘢. 𝘔𝘢𝘴𝘺𝘢𝘳𝘢𝘬𝘢𝘵 𝘪𝘯𝘪 𝘶𝘮𝘶𝘮𝘯𝘺𝘢
𝘮𝘦𝘮𝘣𝘢𝘯𝘨𝘶𝘯 𝘱𝘦𝘮𝘶𝘬𝘪𝘮𝘢𝘯 𝘴𝘦𝘬𝘪𝘵𝘢𝘳 𝘱𝘪𝘯𝘨𝘨𝘪𝘳𝘢𝘯 𝘱𝘢𝘯𝘵𝘢𝘪 𝘥𝘢𝘯 𝘴𝘶𝘯𝘨𝘢𝘪 𝘴𝘦𝘳𝘵𝘢 𝘮𝘦𝘮𝘪𝘭𝘪𝘬𝘪 𝘱𝘳𝘰𝘱𝘰𝘳𝘴𝘪 𝘫𝘶𝘮𝘭𝘢𝘩 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘴𝘪𝘨𝘯𝘪𝘧𝘪𝘬𝘢𝘯 𝘥𝘪 𝘣𝘢𝘯𝘥𝘪𝘯𝘨𝘬𝘢𝘯 𝘮𝘢𝘴𝘺𝘢𝘳𝘢𝘬𝘢𝘵 𝘐𝘯𝘥𝘪𝘢 𝘥𝘢𝘯 𝘈𝘳𝘢𝘣.

𝘚𝘦𝘮𝘦𝘯𝘵𝘢𝘳𝘢 𝘥𝘪 𝘉𝘢𝘯𝘵𝘦𝘯 𝘣𝘦𝘣𝘦𝘳𝘢𝘱𝘢 𝘬𝘦𝘭𝘰𝘮𝘱𝘰𝘬 𝘮𝘢𝘴𝘺𝘢𝘳𝘢𝘬𝘢𝘵 𝘌𝘳𝘰𝘱𝘢 𝘴𝘦𝘱𝘦𝘳𝘵𝘪
𝘐𝘯𝘨𝘨𝘳𝘪𝘴, 𝘗𝘦𝘳𝘢𝘯𝘤𝘪𝘴, 𝘋𝘦𝘯𝘮𝘢𝘳𝘬
𝘵𝘦𝘭𝘢𝘩 𝘮𝘦𝘮𝘣𝘢𝘯𝘨𝘶𝘯 𝘱𝘦𝘮𝘰𝘯𝘥𝘰𝘬𝘢𝘯 𝘥𝘢𝘯 𝘨𝘶𝘥𝘢𝘯𝘨 𝘥𝘪 𝘴𝘦𝘬𝘪𝘵𝘢𝘳 𝘊𝘪 𝘉𝘢𝘯𝘵𝘦𝘯.

2. 𝘗𝘦𝘳𝘦𝘬𝘰𝘯𝘰𝘮𝘪𝘢𝘯

𝘋𝘢𝘭𝘢𝘮 𝘮𝘦𝘭𝘦𝘵𝘢𝘬𝘢𝘯 𝘥𝘢𝘴𝘢𝘳 𝘱𝘦𝘮𝘣𝘢𝘯𝘨𝘶𝘯𝘢𝘯 𝘦𝘬𝘰𝘯𝘰𝘮𝘪 𝘉𝘢𝘯𝘵𝘦𝘯,
𝘴𝘦𝘭𝘢𝘪𝘯 𝘥𝘪 𝘣𝘪𝘥𝘢𝘯𝘨 𝘱𝘦𝘳𝘥𝘢𝘨𝘢𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘶𝘯𝘵𝘶𝘬 𝘥𝘢𝘦𝘳𝘢𝘩 𝘱𝘦𝘴𝘪𝘴𝘪𝘳, 𝘱𝘢𝘥𝘢 𝘬𝘢𝘸𝘢𝘴𝘢𝘯 𝘱𝘦𝘥𝘢𝘭𝘢𝘮𝘢𝘯 𝘱𝘦𝘮𝘣𝘶𝘬𝘢𝘢𝘯 𝘴𝘢𝘸𝘢𝘩 𝘮𝘶𝘭𝘢𝘪 𝘥𝘪𝘱𝘦𝘳𝘬𝘦𝘯𝘢𝘭𝘬𝘢𝘯. 𝘈𝘴𝘶𝘮𝘴𝘪 𝘪𝘯𝘪 𝘣𝘦𝘳𝘬𝘦𝘮𝘣𝘢𝘯𝘨 𝘬𝘢𝘳𝘦𝘯𝘢 𝘱𝘢𝘥𝘢 𝘸𝘢𝘬𝘵𝘶 𝘪𝘵𝘶 𝘥𝘪
𝘣𝘦𝘣𝘦𝘳𝘢𝘱𝘢 𝘬𝘢𝘸𝘢𝘴𝘢𝘯 𝘱𝘦𝘥𝘢𝘭𝘢𝘮𝘢𝘯 𝘴𝘦𝘱𝘦𝘳𝘵𝘪 𝘓𝘦𝘣𝘢𝘬, 𝘱𝘦𝘳𝘦𝘬𝘰𝘯𝘰𝘮𝘪𝘢𝘯 𝘮𝘢𝘴𝘺𝘢𝘳𝘢𝘬𝘢𝘵𝘯𝘺𝘢 𝘥𝘪𝘵𝘰𝘱𝘢𝘯𝘨 𝘰𝘭𝘦𝘩 𝘬𝘦𝘨𝘪𝘢𝘵𝘢𝘯 𝘱𝘦𝘳𝘭𝘢𝘥𝘢𝘯𝘨𝘢𝘯,
𝘴𝘦𝘣𝘢𝘨𝘢𝘪𝘮𝘢𝘯𝘢 𝘱𝘦𝘯𝘢𝘧𝘴𝘪𝘳𝘢𝘯 𝘥𝘢𝘳𝘪 𝘯𝘢𝘴𝘬𝘢𝘩 𝘚𝘚𝘒 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘮𝘦𝘯𝘤𝘦𝘳𝘪𝘵𝘢𝘬𝘢𝘯 𝘢𝘥𝘢𝘯𝘺𝘢 𝘪𝘴𝘵𝘪𝘭𝘢𝘩 𝘱𝘢𝘩𝘶𝘮𝘢
(𝘱𝘦𝘭𝘢𝘥𝘢𝘯𝘨), 𝘱𝘢𝘯𝘨𝘨𝘦𝘳𝘦𝘬)
(𝘱𝘦𝘮𝘣𝘶𝘳𝘶) 𝘥𝘢𝘯 𝘱𝘢𝘯𝘺𝘢𝘥𝘢𝘱 (𝘱𝘦𝘯𝘺𝘢𝘥𝘢𝘱).

𝘒𝘦𝘵𝘪𝘨𝘢 𝘪𝘴𝘵𝘪𝘭𝘢𝘩 𝘪𝘯𝘪 𝘫𝘦𝘭𝘢𝘴 𝘭𝘦𝘣𝘪𝘩 𝘬𝘦𝘱𝘢𝘥𝘢 𝘴𝘪𝘴𝘵𝘦𝘮 𝘭𝘢𝘥𝘢𝘯𝘨,
𝘣𝘦𝘨𝘪𝘵𝘶 𝘫𝘶𝘨𝘢 𝘥𝘦𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘯𝘢𝘮𝘢 𝘱𝘦𝘳𝘢𝘭𝘢𝘵𝘢𝘯𝘺𝘢 𝘴𝘦𝘱𝘦𝘳𝘵𝘪 𝘬𝘶𝘫𝘢𝘯𝘨, 𝘱𝘢𝘵𝘪𝘬, 𝘣𝘢𝘭𝘪𝘶𝘯𝘨, 𝘬𝘰𝘳𝘦𝘥 𝘥𝘢𝘯 𝘴𝘢𝘥𝘢𝘱.

𝘗𝘢𝘥𝘢 𝘮𝘢𝘴𝘢 𝘚𝘶𝘭𝘵𝘢𝘯 𝘈𝘨𝘦𝘯𝘨 𝘢𝘯𝘵𝘢𝘳𝘢 1663 𝘥𝘢𝘯 1667 𝘱𝘦𝘬𝘦𝘳𝘫𝘢𝘢𝘯 𝘱𝘦𝘯𝘨𝘢𝘪𝘳𝘢𝘯 𝘣𝘦𝘴𝘢𝘳 𝘥𝘪𝘭𝘢𝘬𝘶𝘬𝘢𝘯 𝘶𝘯𝘵𝘶𝘬 𝘮𝘦𝘯𝘨𝘦𝘮𝘣𝘢𝘯𝘨𝘬𝘢𝘯
𝘱𝘦𝘳𝘵𝘢𝘯𝘪𝘢𝘯. 𝘈𝘯𝘵𝘢𝘳𝘢 30 𝘥𝘢𝘯 40 𝘬𝘮 𝘬𝘢𝘯𝘢𝘭 𝘣𝘢𝘳𝘶 𝘥𝘪𝘣𝘢𝘯𝘨𝘶𝘯 𝘥𝘦𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘮𝘦𝘯𝘨𝘨𝘶𝘯𝘢𝘬𝘢𝘯 𝘵𝘦𝘯𝘢𝘨𝘢 𝘴𝘦𝘣𝘢𝘯𝘺𝘢𝘬 16 000 𝘰𝘳𝘢𝘯𝘨. 𝘋𝘪
𝘴𝘦𝘱𝘢𝘯𝘫𝘢𝘯𝘨 𝘬𝘢𝘯𝘢𝘭 𝘵𝘦𝘳𝘴𝘦𝘣𝘶𝘵, 𝘢𝘯𝘵𝘢𝘳𝘢 30 𝘥𝘢𝘯 40 𝘳𝘪𝘣𝘶 𝘩𝘦𝘬𝘵𝘢𝘳𝘦 𝘴𝘢𝘸𝘢𝘩 𝘣𝘢𝘳𝘶 𝘥𝘢𝘯 𝘳𝘪𝘣𝘶𝘢𝘯 𝘩𝘦𝘬𝘵𝘢𝘳𝘦 𝘱𝘦𝘳𝘬𝘦𝘣𝘶𝘯𝘢𝘯 𝘬𝘦𝘭𝘢𝘱𝘢
𝘥𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢𝘮 30 𝘙𝘪𝘣𝘶𝘢𝘯 𝘱𝘦𝘵𝘢𝘯𝘪 𝘥𝘪𝘵𝘦𝘮𝘱𝘢𝘵𝘬𝘢𝘯 𝘥𝘪 𝘢𝘵𝘢𝘴 𝘵𝘢𝘯𝘢𝘩 𝘵𝘦𝘳𝘴𝘦𝘣𝘶𝘵, 𝘗𝘦𝘳𝘬𝘦𝘣𝘶𝘯𝘢𝘯
𝘵𝘦𝘣𝘶, 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘥𝘪𝘥𝘢𝘵𝘢𝘯𝘨𝘬𝘢𝘯 𝘴𝘢𝘶𝘥𝘢𝘨𝘢𝘳 𝘊𝘪𝘯𝘢 𝘱𝘢𝘥𝘢 𝘵𝘢𝘩𝘶𝘯 1620𝘢𝘯, 𝘥𝘪𝘬𝘦𝘮𝘣𝘢𝘯𝘨𝘬𝘢𝘯. 𝘋𝘪 𝘣𝘢𝘸𝘢𝘩 𝘚𝘶𝘭𝘵𝘢𝘯 𝘈𝘨𝘦𝘯𝘨, 𝘱𝘦𝘳𝘬𝘦𝘮𝘣𝘢𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘱𝘦𝘯𝘥𝘶𝘥𝘶𝘬 𝘉𝘢𝘯𝘵𝘦𝘯 𝘮𝘦𝘯𝘪𝘯𝘨𝘬𝘢𝘵 𝘴𝘪𝘨𝘯𝘪𝘧𝘪𝘬𝘢𝘯
𝘛𝘢𝘬 𝘥𝘢𝘱𝘢𝘵 𝘥𝘪𝘱𝘶𝘯𝘨𝘬𝘪𝘳𝘪 𝘴𝘢𝘮𝘱𝘢𝘪 𝘱𝘢𝘥𝘢 𝘵𝘢𝘩𝘶𝘯 1678, 𝘉𝘢𝘯𝘵𝘦𝘯 𝘵𝘦𝘭𝘢𝘩 𝘮𝘦𝘯𝘫𝘢𝘥𝘪 𝘬𝘰𝘵𝘢 𝘮𝘦𝘵𝘳𝘰𝘱𝘰𝘭𝘪𝘵𝘢𝘯, 𝘥𝘦𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘫𝘶𝘮𝘭𝘢𝘩 𝘱𝘦𝘯𝘥𝘶𝘥𝘶𝘬 𝘥𝘢𝘯 𝘬𝘦𝘬𝘢𝘺𝘢𝘢𝘯 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘥𝘪𝘮𝘪𝘭𝘪𝘬𝘪𝘯𝘺𝘢 𝘮𝘦𝘯𝘫𝘢𝘥𝘪𝘬𝘢𝘯 𝘉𝘢𝘯𝘵𝘦𝘯 𝘴𝘦𝘣𝘢𝘨𝘢𝘪 𝘴𝘢𝘭𝘢𝘩 𝘴𝘢𝘵𝘶 𝘬𝘰𝘵𝘢 𝘵𝘦𝘳𝘣𝘦𝘴𝘢𝘳 𝘥𝘪 𝘥𝘶𝘯𝘪𝘢 𝘱𝘢𝘥𝘢 𝘮𝘢𝘴𝘢
𝘵𝘦𝘳𝘴𝘦𝘣𝘶𝘵.

3. 𝘗𝘦𝘮𝘦𝘳𝘪𝘯𝘵𝘢𝘩𝘢𝘯

𝘉𝘦𝘯𝘥𝘦𝘳𝘢 𝘒𝘦𝘴𝘶𝘭𝘵𝘢𝘯𝘢𝘯 𝘉𝘢𝘯𝘵𝘦𝘯, 𝘷𝘦𝘳𝘴𝘪 𝘱𝘦𝘭𝘢𝘵 𝘑𝘦𝘱𝘢𝘯𝘨 𝘵𝘢𝘩𝘶𝘯 1876.
𝘚𝘦𝘵𝘦𝘭𝘢𝘩 𝘉𝘢𝘯𝘵𝘦𝘯 𝘮𝘶𝘯𝘤𝘶𝘭 𝘴𝘦𝘣𝘢𝘨𝘢𝘪 𝘬𝘦𝘳𝘢𝘫𝘢𝘢𝘯 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘮𝘢𝘯𝘥𝘪𝘳𝘪,
𝘱𝘦𝘯𝘨𝘶𝘢𝘴𝘢𝘯𝘺𝘢 𝘮𝘦𝘯𝘨𝘨𝘶𝘯𝘢𝘬𝘢𝘯 𝘨𝘦𝘭𝘢𝘳 𝘚𝘶𝘭𝘵𝘢𝘯, 𝘴𝘦𝘮𝘦𝘯𝘵𝘢𝘳𝘢 𝘥𝘢𝘭𝘢𝘮 𝘭𝘪𝘯𝘨𝘬𝘢𝘳𝘢𝘯 𝘪𝘴𝘵𝘢𝘯𝘢 𝘵𝘦𝘳𝘥𝘢𝘱𝘢𝘵 𝘨𝘦𝘭𝘢𝘳 𝘗𝘢𝘯𝘨𝘦𝘳𝘢𝘯 𝘙𝘢𝘵𝘶, 𝘗𝘢𝘯𝘨𝘦𝘳𝘢𝘯 𝘈𝘥𝘪𝘱𝘢𝘵𝘪, 𝘗𝘢𝘯𝘨𝘦𝘳𝘢𝘯 𝘎𝘶𝘴𝘵𝘪, 𝘥𝘢𝘯 𝘗𝘢𝘯𝘨𝘦𝘳𝘢𝘯 𝘈𝘯𝘰𝘮
𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘥𝘪𝘴𝘢𝘯𝘥𝘢𝘯𝘨 𝘰𝘭𝘦𝘩 𝘱𝘢𝘳𝘢 𝘱𝘦𝘸𝘢𝘳𝘪𝘴

𝘗𝘢𝘥𝘢 𝘱𝘦𝘮𝘦𝘳𝘪𝘯𝘵𝘢𝘩𝘢𝘯 𝘉𝘢𝘯𝘵𝘦𝘯 𝘵𝘦𝘳𝘥𝘢𝘱𝘢𝘵 𝘴𝘦𝘴𝘦𝘰𝘳𝘢𝘯𝘨 𝘥𝘦𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘨𝘦𝘭𝘢𝘳 𝘔𝘢𝘯𝘨𝘬𝘶𝘣𝘶𝘮𝘪,
𝘒𝘢𝘥𝘪, 𝘗𝘢𝘵𝘪𝘩 𝘴𝘦𝘳𝘵𝘢 𝘚𝘺𝘢𝘩𝘣𝘢𝘯𝘥𝘢𝘳 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘮𝘦𝘮𝘪𝘭𝘪𝘬𝘪 𝘱𝘦𝘳𝘢𝘯 𝘥𝘢𝘭𝘢𝘮 𝘢𝘥𝘮𝘪𝘯𝘪𝘴𝘵𝘳𝘢𝘴𝘪 𝘱𝘦𝘮𝘦𝘳𝘪𝘯𝘵𝘢𝘩𝘢𝘯. 𝘚𝘦𝘮𝘦𝘯𝘵𝘢𝘳𝘢 𝘱𝘢𝘥𝘢 𝘮𝘢𝘴𝘺𝘢𝘳𝘢𝘬𝘢𝘵 𝘉𝘢𝘯𝘵𝘦𝘯 𝘵𝘦𝘳𝘥𝘢𝘱𝘢𝘵 𝘬𝘦𝘭𝘰𝘮𝘱𝘰𝘬 𝘣𝘢𝘯𝘨𝘴𝘢𝘸𝘢𝘯 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘥𝘪𝘨𝘦𝘭𝘢𝘳𝘪
𝘥𝘦𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘵𝘶𝘣𝘢𝘨𝘶𝘴 (𝘙𝘢𝘵𝘶 𝘉𝘢𝘨𝘶𝘴), 𝘳𝘢𝘵𝘶 𝘢𝘵𝘢𝘶 𝘴𝘢𝘺𝘺𝘪𝘥, 𝘥𝘢𝘯 𝘨𝘰𝘭𝘰𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘬𝘩𝘶𝘴𝘶𝘴 𝘭𝘢𝘪𝘯𝘺𝘢 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘮𝘦𝘯𝘥𝘢𝘱𝘢𝘵 𝘬𝘦𝘥𝘶𝘥𝘶𝘬𝘢𝘯

𝘐𝘴𝘵𝘪𝘮𝘦𝘸𝘢 𝘢𝘥𝘢𝘭𝘢𝘩 𝘵𝘦𝘳𝘥𝘪𝘳𝘪 𝘢𝘵𝘢𝘴 𝘬𝘢𝘶𝘮 𝘶𝘭𝘢𝘮𝘢, 𝘱𝘢𝘮𝘰𝘯𝘨 𝘱𝘳𝘢𝘫𝘢, 𝘴𝘦𝘳𝘵𝘢
𝘬𝘢𝘶𝘮 𝘫𝘢𝘸𝘢𝘳𝘢.
𝘗𝘶𝘴𝘢𝘵 𝘱𝘦𝘮𝘦𝘳𝘪𝘯𝘵𝘢𝘩𝘢𝘯 𝘉𝘢𝘯𝘵𝘦𝘯 𝘣𝘦𝘳𝘢𝘥𝘢 𝘢𝘯𝘵𝘢𝘳𝘢 𝘥𝘶𝘢 𝘣𝘶𝘢𝘩
𝘴𝘶𝘯𝘨𝘢𝘪 𝘺𝘢𝘪𝘵𝘶 𝘊𝘪 𝘉𝘢𝘯𝘵𝘦𝘯 𝘥𝘢𝘯 𝘊𝘪 𝘒𝘢𝘳𝘢𝘯𝘨𝘢𝘯𝘵𝘶. 𝘋𝘪 𝘬𝘢𝘸𝘢𝘴𝘢𝘯 𝘵𝘦𝘳𝘴𝘦𝘣𝘶𝘵 𝘥𝘢𝘩𝘶𝘭𝘶𝘯𝘺𝘢 𝘫𝘶𝘨𝘢 𝘥𝘪𝘥𝘪𝘳𝘪𝘬𝘢𝘯 𝘱𝘢𝘴𝘢𝘳, 𝘢𝘭𝘶𝘯² 𝘥𝘢𝘯 𝘐𝘴𝘵𝘢𝘯𝘢 𝘚𝘶𝘳𝘢𝘴𝘰𝘸𝘢𝘯 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘥𝘪𝘬𝘦𝘭𝘪𝘭𝘪𝘯𝘨𝘪 𝘰𝘭𝘦𝘩 𝘵𝘦𝘮𝘣𝘰𝘬 𝘣𝘦𝘴𝘦𝘳𝘵𝘢 𝘱𝘢𝘳𝘪𝘵, 𝘴𝘦𝘮𝘦𝘯𝘵𝘢𝘳𝘢 𝘥𝘪𝘴𝘦𝘣𝘦𝘭𝘢𝘩 𝘶𝘵𝘢𝘳𝘢 𝘥𝘢𝘳𝘪 𝘪𝘴𝘵𝘢𝘯𝘢 𝘥𝘪𝘣𝘢𝘯𝘨𝘶𝘯 𝘔𝘢𝘴𝘫𝘪𝘥 𝘈𝘨𝘶𝘯𝘨 𝘉𝘢𝘯𝘵𝘦𝘯 𝘥𝘦𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘮𝘦𝘯𝘢𝘳𝘢 𝘣𝘦𝘳𝘣𝘦𝘯𝘵𝘶𝘬 𝘮𝘦𝘳𝘤𝘶𝘴𝘶𝘢𝘳 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘬𝘦𝘮𝘶𝘯𝘨𝘬𝘪𝘯𝘢𝘯 𝘥𝘢𝘩𝘶𝘭𝘶𝘯𝘺𝘢 𝘫𝘶𝘨𝘢 𝘣𝘦𝘳𝘧𝘶𝘯𝘨𝘴𝘪
𝘴𝘦𝘣𝘢𝘨𝘢𝘪 𝘮𝘦𝘯𝘢𝘳𝘢 𝘱𝘦𝘯𝘨𝘢𝘸𝘢𝘴 𝘶𝘯𝘵𝘶𝘬 𝘮𝘦𝘭𝘪𝘩𝘢𝘵 𝘬𝘦𝘥𝘢𝘵𝘢𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘬𝘢𝘱𝘢𝘭 𝘥𝘪 𝘉𝘢𝘯𝘵𝘦𝘯.

𝘉𝘦𝘳𝘥𝘢𝘴𝘢𝘳𝘬𝘢𝘯 𝘚𝘦𝘫𝘢𝘳𝘢𝘩 𝘉𝘢𝘯𝘵𝘦𝘯, 𝘭𝘰𝘬𝘢𝘴𝘪 𝘱𝘢𝘴𝘢𝘳 𝘶𝘵𝘢𝘮𝘢 𝘥𝘪 𝘉𝘢𝘯𝘵𝘦𝘯 𝘣𝘦𝘳𝘢𝘥𝘢 𝘢𝘯𝘵𝘢𝘳𝘢 𝘔𝘢𝘴𝘫𝘪𝘥 𝘈𝘨𝘶𝘯𝘨 𝘉𝘢𝘯𝘵𝘦𝘯 𝘥𝘢𝘯 𝘊𝘪 𝘉𝘢𝘯𝘵𝘦𝘯,
𝘥𝘢𝘯 𝘥𝘪𝘬𝘦𝘯𝘢𝘭 𝘥𝘦𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘯𝘢𝘮𝘢 𝘒𝘢𝘱𝘢𝘭𝘦𝘮𝘣𝘢𝘯𝘨𝘢𝘯.

𝘚𝘦𝘮𝘦𝘯𝘵𝘢𝘳𝘢
𝘱𝘢𝘥𝘢 𝘬𝘢𝘸𝘢𝘴𝘢𝘯 𝘢𝘭𝘶𝘯-𝘢𝘭𝘶𝘯 𝘵𝘦𝘳𝘥𝘢𝘱𝘢𝘵 𝘱𝘢𝘴𝘦𝘣𝘢𝘯 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘥𝘪𝘨𝘶𝘯𝘢𝘬𝘢𝘯 𝘰𝘭𝘦𝘩 𝘚𝘶𝘭𝘵𝘢𝘯 𝘉𝘢𝘯𝘵𝘦𝘯 𝘴𝘦𝘣𝘢𝘨𝘢𝘪 𝘵𝘦𝘮𝘱𝘢𝘵 𝘶𝘯𝘵𝘶𝘬 𝘮𝘦𝘯𝘺𝘢𝘮𝘱𝘢𝘪𝘬𝘢𝘯 𝘮𝘢𝘬𝘭𝘶𝘮𝘢𝘵 𝘬𝘦𝘱𝘢𝘥𝘢 𝘳𝘢𝘬𝘺𝘢𝘵𝘯𝘺𝘢. 𝘚𝘦𝘤𝘢𝘳𝘢 𝘬𝘦𝘴𝘦𝘭𝘶𝘳𝘶𝘩𝘢𝘯

📝𝘙𝘦𝘷𝘪𝘴𝘪 oleh : 𝘈𝘳𝘳𝘰𝘸✏

MISTERI SUKU BADUY / BADUI

Pernahkah anda mendengar tentang suku BADUY/BADUI. Berikut adalah mitos dan misteri masyarakat suku BADUY atau Badui.

Anak – anak suku Baduy

1) Suku ini mendiami wilayah Banten Pulau Jawa Indonesia dan masih mengamalkan bacaan pelbagai mantera untuk pelindung diri serta hidup dengan pelbagai pantang larang.

2) Identiti suku BADUY dikenali melalui bentuk rumah yang dibina berasaskan buluh / atap rumbia atau diikat rotan.

3) Terbahagi dua iaitu BADUY luar dan BADUY dalam. BADUY luar gemar memakai baju hitam manakala baduy dalam gemar memakai baju putih

4) Baduy luar juga sedikit bebas manakala baduy dalam kurang percaya kepada kehidupan dan percaya masyarakat lain.

5) Mereka juga tidak dibenarkan menggunakan paku pada rumah dan tidak dibenarkan bermain teknologi.

6) Sangat patuh pada PUUN iaitu ketua adat. Suku BADUY juga mempunyai mentera hutan yang mampu menjinakkan haiwan haiwan liar.

7) Suku BADUY juga mempunyai kebolehan berjalan kaki beratus ratus kilometer tanpa memakai kasut dan mampu mematahkan paku jika terpijak.

8) Dikatakan juga badan suku BADUY tidak berbau busuk walaupun mereka tidak suka mandi dan tidak mudah jatuh sakit

9) Suku BADUY juga mempunyai sikap kasih mengasihi dan menjalinkan hubungan baik sesama manusia serta penyayang kepada hewan.

“THE HIDDEN HAND – AGENDA DI TANAH MELAYU

Melalui perjumpaan-perjumpaan rahsia para penyembah Iblis, Dajjal The a.k.a. AntiChrist telah memaklumkan kepada raja-raja Eropah (kerabat diraja Eropah sememangnya diketahui taksub dengan kelompok-kelompok rahsia dan amalan sihir) di dalam ‘inner circle’ supaya cepat-cepat membiayai ekspedisi-ekspedisi ke Timur Jauh.Raja-raja Eropah pun bertungkus-lumus memajukan teknologi perkapalan mereka dan merekrut ramai anak kapal dan tentera menuju ke tanah Melayu.

Walaupun Portugis telah berjaya bertapak di Melaka, namun mereka begitu sukar hendak meluaskan pengaruhnya di seluruh Tanah Melayu, ini kerana tentangan sengit daripada pelbagai penjuru seperti dari Kerajaan Johor-Riau, kerajaan-kerajaan kecil di Tanah Melayu dan Kerajaan Acheh begitu sukar buat mereka meluaskan pengaruh.

Belanda juga menyerah kalah di Melaka Memang aneh, walaupun Belanda berjaya mengendalikan Indonesia yang besar tetapi mereka masih kabur dengan keadaan di ‘Semenanjung Emas’ yang begitu misteri buat mereka sebagai bangsa Eropah.

Mereka pernah berkali-kali cuba bertapak di Perak pada peringkat awalnya, tetapi loji-loji mereka di Sungai Perak telah dimusnahkan. Apa yang membuatkan mereka takut di Perak amatlah misteri bagi yang tidak mengetahuinya (maaf… saya tiada kebenaran untuk bercerita lebih tentang hal ini).

Tetapi The Hidden Hand tidak mudah berputus asa. Kalau Portugis dan Belanda tak berjaya pun tidak mengapa. Mereka masih boleh berharap dengan menghantar British (Inggeris adalah pangkalan terhebat dan terbesar The Hidden Hand ketika itu) untuk meninjau peluang untuk menguasai Tanah Melayu.

Setelah mengkaji komposisi kaum dan keadaan di Tanah Melayu, wakil Illuminati Inggeris telah mengambil keputusan untuk membawa masuk ramai pekerja-pekerja Cina dan India ke Tanah Melayu. Mengapa Cina dan India? Kerana dua negara ini mempunyai tenaga manusia yang ramai dan miskin. Memecahkan komposisi penduduk di Tanah Melayu amatlah penting untuk merealisasikan satu cabang dari prinsip Freemason-Illuminati ‘Ordo Ab Chao’ iaitu Divide and Rule atau Pecah dan Perintah.

Ringkasan Penjajahan-penjajahan di Semenanjung Tanah Melayu, Sabah dan Sarawak Semakin lama semakin ramai pekerja Cina di Tanah Melayu. Mereka banyak bekerja di tapak-tapak perlombongan ketika itu. Di antara mereka adalah ketua-ketua dan wakil-wakil ‘secret societies’ Cina yang menganut fahaman Illuminati dan juga ejen-ejen Freemason. Merekalah yang menubuhkan pelbagai kongsi gelap bagi orang-orang Cina. Apabila majoriti pekerja Cina sudah ramai, mereka dipecah-pecahkan untuk menyertai pelbagai kongsi gelap dan ketika inilah masanya untuk bermain api.

Perebutan kawasan perlombongan bijih cuma merupakan sebahagiant taktik sahaja. Contoh yang terbaik ialah di Perak, negeri yang pertama menerima Residen British di Tanah Melayu. Dua kongsi gelap terbesar iaitu Ghee Hin dan Hai San telah bertempur dalam siri Perang Larut, mengakibatkan British campur tangan di Perak. Taktik ini juga digunakan dikesemua negeri-negeri yang akhirnya menjadi Negeri-negeri Melayu Bersekutu. JELAS DI SINI, YANG MEMBUAT KEKACAUAN BUKANLAH ORANG-ORANG MELAYU,TETAPI ORANG LUAR. Orang luar yang membuat kekacauan dan orang luar yang datang masuk menjajah. Tanpa bantuan para konspirator dari kalangan Chinese Illuminist dan tuan Eropah mereka, maka sampai kiamat pun British tidak dapat menjajah Tanah Melayu.

Cuba kita renungkan, British boleh sahaja membawa angkatan perangnya menyerang Tanah Melayu sepertimana Belanda menjajah Indonesia dan Sepanyol menjajah Filipina, tetapi mengapa British bersusah payah membuat perjanjian demi perjanjian, strategi dan siasah serta mengekalkan sultan-sultan? Aneh kan?

Kita boleh lihat taktik Illuminati-Inggeris di tempat-tempat lain. India misalnya, raja-raja Hindu dan Moghul dibunuh atau dilucutkan takhtanya dan warisan dirajanya dimusnahkan. INI MEMBERIKAN SIGNAL YANG JELAS TERUTAMANYA KEPADA DYMM RAJA-RAJA MELAYU… GOLONGAN ILLUMINATI-FREEMASON MEMANG AMAT TERINGIN UNTUK MENAMATKAN RIWAYAT KESULTANAN MELAYU.

Raja-raja Pattani telah dikejar sehingga ke Kedah dan Perak dan dibunuh dengan kerjasama orang-orang Thai. Kesultanan Jawa juga telah ditamatkan kuasa politiknya oleh Belanda dan kini tiada apa-apa pun kepentingan sekadar wujud untuk dijadikan ‘muzium hidup’ di Indonesia. Kesultanan Sulu sudah lama pupus. Cuma yang tinggal ialah Kesultanan Melayu di Tanah Melayu dan Kesultanan Brunei. Inilah dua Kesultanan Melayu yang masih gagah berdiri setelah pelbagai perancangan Illuminati-Inggeris ke atas mereka.

Sementara itu di jajahan-jajahan Inggeris yang lain, pemerintah-pemerintah mereka terus dihapuskan tanpa banyak soal. Maharaja China berjaya dihapuskan dengan mudah sekali (China tidak dijajah British secara langsung tetapi secara halus dengan anjing-anjing penjajah yang berkeliaran di sana sini merosakkan orang-orang Cina dengan candu dan menghasut mereka menggulingkan maharaja, China juga terpaksa tunduk dengan kehendak British selepas kekalahan memalukan China dalam siri Perang Candu, hanya Hong Kong dijajah British).

Dan di tempat-tempat lain seperti di Afrika dan Kepulauan Pasifik, kesemuanya menjadi jajahan total mereka, namun Tanah Melayu nampaknya naik sedikit darjat jajahan mereka sebagai ‘Negeri Naungan Ratu Inggeris’. Mengapa? Kerana Tanah Melayu masih mempunyai pemerintah. Dan Inggeris hanya mampu mengacau melalui residen-residen mereka. Tidak seperti di negara-negara lain yang dijajah secara total di mana pemerintah tempatan dihalau atau dibunuh dan Inggeris memerintah secara langsung, sultan-sultan Melayu masih mampu menulis surat kepada Ratu Inggeris dengan gelaran ‘Sultan’ atau ‘Pemerintah’ walaupun Ratu Inggeris tahu bahawa itu adalah negeri naungan British, dengan kata lain adalah jajahan mereka. PERANCANGAN ILLUMINATI TERHADAP BANGSA MELAYU AMATLAH ANEH SEKALI. Segala-galanya dilakukan dengan amat teliti terhadap bangsa spiritual ini. Jika tersilap perancangan,maka akan terangkatlah satu kuasa misteri lagi rahsia bangsa ini.

Kuasa ini tidak boleh dikalahkan dengan seribu angkatan perang. Tidak boleh dikalahkan dengan seribu jeneral perang terlatih. Kuasa ini boleh ditidurkan. Mengapa British tidak menghantar sahaja angkatan perangnya untuk menyuraikan perarakan-perarakan menentang Malayan Union padahal Malayan Union adalah ‘masterpiece’ yang telah dirancang beratus tahun sebelum itu oleh The Hidden Hand? Semata-mata perarakan sahaja boleh memadamkan hasrat Malayan Union oleh Dajjal Laknatullah? APA RAHSIANYA?

Bangsa Melayu adalah satu bangsa bertamadun. Ini diakui oleh para penjajah mereka. Apabila mereka sampai ke dunia sebelah sini, betapa terkejutnya mereka dengan satu bangsa aneh yang telah mempunyai kerajaan sendiri, organisasi masyarakat yang tersusun, kostum dan pakaian yang kemas, cara hidup yang tersusun dan yang paling mengejutkan mereka ialah majoritinya menganut agama Islam? Padahal kaum-kaum di sekeliling mereka hanya memakai cawat dan kurang bertamadun tetapi bangsa misteri ini telah mampu membuat kapal perang.

Mereka telah terlambat untuk menguasai satu bangsa spiritual yang akan menamatkan segala ramalan kitab-kitab kuno. Sebab itu ketika The Hidden Hand (Dajal gemar mengembara ke seluruh dunia untuk memahami karektor sesuatu bangsa) yang telah sampai dahulu di Nusantara, apabila kembali ke Eropah bertemu dengan para pembantunya di kalangan para penyembah Iblis, menceritakan satu bangsa yang menepati ramalan dalam ‘the Holy Scriptures’ dengan tegas menyatakan:

“Cepat cari bangsa itu, Kristiankan mereka atau kamu semua akan musnah!”

Sebab itu di dalam buku-buku sejarah, orang-orang Eropah berlumba-lumba mencari jalan ke Timur, dunia misteri yang diidam-idamkan oleh The Hidden Hand. Benua Amerika, Afrika dan India bukanlah tujuan mereka. Itu adalah ‘rezeki terpijak’ dalam perjalanan mereka mencari bangsa misteri. Beratus tahun mereka menangani bangsa Arab sudah tentu mereka tidak mahu masalah lain bertambah jika bangsa Melayu diIslamkan.

Tetapi mereka terlambat. PERANCANGAN ALLAH S.W.T.LEBIH SEMPURNA DARI MEREKA. Sebab itu apabila Portugis menapak di Melaka, organisasi Jesuit (satu organisasi Christian Zionist yang amat licik) telah menghantar satu paderi agungnya iaitu St. Francis Xavier untuk mengkristiankan orang-orang Melayu. Tetapi perancangan itu gagal sama sekali.

Pemerintahan Portugis yang kejam di Melaka telah menggagalkan usaha-usaha The Hidden Hand. Portugis pun dihalau dari Melaka dan digantikan oleh Belanda (Dajal tidak peduli nyawa atau kepentingan orang lain, jika tidak diperlukan maka ‘habis madu sepah dibuang’ . Tetapi Belanda berkelakuan amat aneh di Melaka. Tindakan-tindakan kejamnya di Indonesia tidak pula dipraktikkan di Melaka. MEREKA MENGAKUI DENGAN SEBENAR-BENARNYA BAHAWA BANGSA MELAYU TIDAK BOLEH DILAYAN KEJAM.

Belanda dan Inggeris telah belajar dari kegagalan Portugis. Setelah mempelajari karektor bangsa Melayu, maka tahulah mereka bahawa ORANG-ORANG MELAYU LEBIH SUKAKAN DIPLOMASI DARI KEKERASAN. Sebab itu Inggeris lebih ‘beradab’ melayan bangsa Melayu di Tanah Melayu berbanding bangsa-bangsa lain di jajahan-jajahan mereka yang lain. Bangsa Melayu lebih di’manjakan’ Inggeris terutama golongan bangsawan, para kerabat diraja dan sultan-sultan. Peristiwa pemberontakan dan pembunuhan ke atas J.W.W Birch di Perak amat-amat mengajar British supaya menghantar residen yang memahami karektor orang Melayu. Sebab itu Hugh Low yang dihantar menggantikan J.W.W Birch merupakan seorang yang telah sedia mengkaji sensitiviti orang Melayu. Di suatu ketika, British menggunakan kekerasan, di suatu ketika tindakan British seperti ditahan-tahan. Padahal bukan susah untuk mengerahkan bala tenteranya untuk meruntuhkan takhta sultan-sultan, membunuh mereka dan memerintah Tanah Melayu dengan kekerasan seperti yang telah dilakukan di India. PIHAK INGGERIS MEMANG HENDAK MELAKUKAN BEGITU TETAPI DINASIHATKAN OLEH THE HIDDEN HAND supaya memperlahankan tindakan mereka. APA RAHSIANYA?

DAJJAL LAKNATULLAH AMAT TAKUT PEPERANGAN BERLAKU DI ANTARA INGGERIS DAN BANGSA SPIRITUAL DI BUMI MELAYU DAN INI SEOLAH-OLAH MEMPERCEPATKAN RAMALAN-RAMALAN DALAM ‘THE HOLY SCRIPTURES’ SEPERTI KEBANGKITAN IMAM MAHADI DAN TURUNNYA NABI ISA A.S

Melalui ‘secret societies’ di China dan England, Dajjal The AntiChrist telah merangka pelan jangka panjang untuk menawan Nusantara. Ramai penyelidik konspirasi tahu tentang pelan Illuminati-Zionis dalam merangka pelan beratus tahun bagi penubuhan negara Israel, tetapi majoriti mereka masih tidak tahu tentang pelan Illuminati untuk menubuhkan pangkalan di Singapura. INILAH PELAN PALING LICIK DAN TERSEMBUNYI DARI ILLUMINATI.

Kongsi-kongsi Gelap Cina

Satu daripada nama kongsi gelap yang terkenal adalah Heaven and Earth Society. Nama-nama yang lain adalah seperti Hung League dan Three United Association. Freemason sememangnya telah lama berminat kepada kongsi-kongsi gelap ini malah beberapa ahli Freemason telah membuat kajian mendalam serta menulis buku mengenainya termasuk G. Schlegel (The Hung League. 1866) dan J.S.M Ward (The Hung Society. 1925). Sejarah China adalah satu sejarah berkenaan dinasti-dinasti yang memerintah dan penubuhan banyak kongsi gelap untuk menentangnya.

Merentasi sejarah China, hanya satu cara untuk menentang para raja dan pemerintahan pusat iaitu melalui kongsi gelap. Kongsi gelap adalah jawapan kepada orang-orang yang tidak mempunyai kuasa,terpinggir atau teraniaya, untuk menentang penindasan atau apa jua yang mengakibatkan kesedihan dan malapetaka kepada kehidupan mereka.

Mereka tidak pernah kekurangan anggota dalam kongsi gelap dan tidak juga kekurangan alasan untuk memujuk orang-orang miskin dan tertindas untuk menyertai kongsi-kongsi gelap.Berbeza dengan ‘secret societies’ di Eropah dimana umumnya ahlinya terdiri dari golongan pertengahan dan elit, kongsi-kongsi gelap Cina adalah terdiri daripada orang-orang miskin dan bawahan. Bilangan rakyat China yang ramai adalah sebab utama ‘The Hidden Hand’ mahu mempergunakan orang-orang Cina. Mereka dijadikan ‘pawn of the game’ dalam usaha ‘The Hidden Hand’ mahu menubuhkan pangkalannya di Singapura.

ORANG-ORANG CINA IBARAT BENTENG MANUSIA BARISAN HADAPAN BAGI MENGHADAPI PENENTANGAN MUSLIM MELAYU.

Jika peperangan terjadi, orang-orang Cina yang akan terbunuh dahulu dengan segala AMUKAN DAN PARANG TERBANG dari Bangsa Melayu. Bangsa kesayangan The Hidden Hand,Yahudi Zionis dan hamba kesayangannya, Christian Zionist (Freemason sebagai contoh) sudah pasti terselamat dari amukan orang-orang Melayu dan sempat melarikan diri sambil memijak mayat-mayat orang-orang Cina sebelum merancang pelbagai pelan untuk membuat ‘counter attack’.

Orang-orang Melayu adalah satu bangsa yang suka MEMENDAM RASA. Sikap mereka misteri dan pendiam. Mereka tidak suka mencetuskan kekacauan serta-merta jika mereka diganggu, diprovoke atau diusik sensitiviti mereka. TETAPI MEREKA AKAN MEMENDAM PERASAAN DEMI PERASAAN DENDAM MEREKA sehingga ke tahap kritikal dan ‘psycho’. Apabila sampai satu tahap, ALTER AMUK mereka akan meletus. Inilah yang cuba dihindarkan setiap penjajah mereka. Dari mana perkataan ‘amok’ dalam bahasa Inggeris diambil? Lihat, bahasa Inggeris terpaksa meminjam perkataan ‘amuk’ dari bahasa Melayu untuk menerangkan fenomena ini disebabkan mereka tidak mempunyai konotasi yang tepat dari bahasa mereka untuk menjelaskan jenis psikologi ini.

Alter amuk adalah seolah-olah eksklusif untuk bangsa Melayu walaupun semua manusia turut mengamuk jika berada pada tahap tertentu. Jika kita lihat di Barat, sudah menjadi trend para pelajar yang dibuli atau menghadapi tekanan perasaan yang teruk untuk memikul senjata menembak secara rambang ke arah pelajar-pelajar lain. Tetapi setiap orang Melayu tulen amnya menyimpan alter berbahaya ini. Istimewanya, mereka pandai mengawal dan menggunakannya. Jika tidak,sudah tentu tidak ada seorang pun Cina atau India rasis dan chauvinist dapat hidup di bumi Melayu ini..

JIKA KAUM-KAUM LAIN PANDAI MENGHORMATI BUDAYA DAN AGAMA MEREKA, TIDAK MENJADI MASALAH BUAT ORANG-ORANG MELAYU UNTUK TURUT MENYAMBUT MEREKA DENGAN SENYUMAN DAN MENGHORMATI MEREKA KEMBALI.

Ingat, orang-orang Melayu sukakan diplomasi berbandimg kekerasan. Inilah salah satu hasil kesimpulan Francis Light, Stamford Raffles atau Frank Swettenham dari pengalaman mereka di Tanah Melayu.

Kongsi-kongsi gelap semakin popular di kalangan orang-orang Cina di Tanah Melayu. Pertamanya, majoriti orang-orang Cina yang dibawa ke Tanah Melayu terdiri dan rakyat bawahan yang miskin dan melarat, jadi kongsi gelaplah harapan mereka untuk mengadu segala masalah kehidupan mereka ketika di perantauan. Mereka dapat berkongsi suka duka bersama dan masalah yang sama di dalam kongsi-kongsi gelap ini.

Keduanya, siapa yang menjadi ejen British di China bagi urusan membekalkan orang-orang Cina ke Nusantara (perlu diingat di tempat-tempat lain di Kepulauan Melayu contohnya di Indonesia juga menghadapi keadaan yang sama), khasnya di Tanah Melayu? Mereka adalah juga KONGSI-KONGSI GELAP INI.

Merekalah ejen-ejen yang bekerja mengumpulkan orang-orang Cina dari wilayah-wilayah miskin yang tidak mempunyai harapan terhadap tanahair mereka yang penuh kekacauan dan pemberontakan untuk disumbat ke dalam tongkang-tongkang ke syurga perdagangan di Singapura dan Tanah Melayu.Semua ini berjalan lancar lebih-lebih lagi selepas Kerajaan China terpaksa menandatangani perjanjian dengan pihak British untuk membenarkan Illuiminati Inggeris ‘menculik’ rakyat China untuk memecahkan komposisi kaum di Tanah Melayu dan menubuhkan pangkalan Yahudi di Singapura.

Rakyat China miskin yang ‘innocent’ tidak mengetahui apa-apa perancangan Yahudi dan Kristian Zionis ke atas mereka. Orang-orang Cina yang paling malang adalah yang terlibat dalam tragedi 13 Mei 1969, menjadi korban mudah Illuminati dan Zionis, mati dalam keadaan keliru dan menyedihkan. Juga para pegawai istana serta maharaja mereka yang telah lama menghidu taktik Barat, juga tidak bersalah dalam hal ini malah mereka juga menjadi korban para penyembah syaitan Illuminati.

Budaya-budaya komunism ini juga telah cuba di selitkan dalam perjuangan tentera fisabilillah oleh Bangsa Melayu. Tentanglah komunism ini dari menular dalam perjuangan kita bangsa Melayu! Jangan berpecah belah sesama kita dan kembalilah ke pangkal jalan… ke jalan putih yang sebenar. Duit adalah dewa yang digunakan dalam kongsi gelap, kenapa perlu ikut budaya komunis Cina sedangkan kita lebih hebat dari mereka? Perjuangan kita kerana Allah S.W.T. dan bukan kerana Duit.

BANGSA MELAYU BANGSA TAUHID!
TEGUHKAN TAUHID KALIAN!

KemenanganPastiMilikUmmatIslam

AlMahdi313

PanjiPanjiHitamUfukTimur

JihadFisabilillah

janjiAllahitupasti

Kredit : Mohd Fazlee Shah Faris