Sejarah BRIMOB POLRI

Brigade Mobil atau yang sering disebut BRIMOB adalah sebuah kesatuan paling unik di dunia. Unik karena kesatuan ini berdasarkan fakta sejarah adalah sebuah kesatuan militer, namun secara struktur organisasi adalah bagian dr Kepolisian Republik Indonesia (POLRI).

Kesatuan ini secara resmi dibentuk pd tanggal 14 November 1946 dalam satu upacara resmi yg dipimpin oleh Perdana Menteri Sutan Sjahrir saat itu.

Dari tahun kelahirannya, maka pantaslah Brimob didaulat sebagai satuan militer paling tua di Indonesia.
Embrio Brimob sendiri sudah eksis sejak tahun 1912 ketika saat itu kita masih dibawah pemerintahan kolonial Belanda. Saat itu Belanda membentuk Gewapende Politie dan kemudian digantikan oelh satuan lain bernama Veld Politie dimana keduanya memiliki tugas yg sama. Tugas-tugas ini antara lain bertindak sebagai unit reaksi cepat, menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat, mepeetahankan hukum sipil, serta menghindarkan munculnya suasana yg memerlukan bantuan militer.

Dimasa pemerintahan Jepang, satuan khusus ini berganti nama lagi menjadi Tokubetsu Keisatsu Tai, dan organisasinya jd lebih luas karena dibentuk disetiap daerah di Pulau Jawa dan dipersenjatai dengan persenjataan lengkap seperti senapan mesin dan kendaraan lapis baja.

Pada saat proklamasi 17 Agustus 1945, satuan polisi ini menyatakan diri setia kepada Republik Indonesia dan menjadi satu-satunya kesatuan bersenjata yg telah terorganisir secara resmi.

Peran pertama dr kesatuan polisi istimewa ini adalah dalam pertempuran 10 November 1945 di Surabaya melawan pasukan sekutu. Dalam perkembangannya, satuan ini ikut terlibat lagi dalam perjuangan mempertahankan kemerdekaan seperti pada agrwsi militer Belanda I dan II.

Pada masa-masa pasca kemerdekaan inilah satuan Brigade Mobil ini (dahulu disebutnya terbalik yakni Mobile Brigade) makin menguatkan diri sebagai sebuah satuan tempur dengan kemampuan tempur yg tidak kalah dr TNI. Hal ini terbukti ketika tahun 1959 dibentuknya unit elit Brimob Rangers, unit khusus yg memiliki kwalifikasi Rangers a la US Army. Unit ini dibentuk sebagai upaya pemerintah saat itu untuk menangkal berbagai pemberontakan diberbagai wilayah di Indonesia.

Unit Rangers ini dididik langsung di Fort Buckner AS oleh US Army First Special Group Airborne, bagian dr US Army Scout Ranger, yg dikomandani Kapten Wilson. Sedangkan untuk instruktur Brimob Ranger, pendidikan dilaksanakan di pangkalan US Navy di Okinawa dan di Subic serta Clark di Philipina.

Unit ini dididik untuk melakukan pertempuran hutan (gerilya) dengan kwalifikasi penembak tepat (Marksman, bukan Sniper ya). Uji coba twrhadap pasukan ini dilakukan di Jawa Barat yakni akhir 1949, pada saat operasi pagar betis untuk memberantas pemberontakan DI/TII pimpinan Kartosuwiryo, kemudian mengejar sisa-sisa pemberontakan PRRI di Sumatera.

Penggantian nama Mobile Brigade menjasi Brigade Mobil pertama kali dilakukan oleh Sorkarno pada saat hari jadi Brimob ke-16 tahun 1961. Penggantian nama ini tak lain karena agar tak dibilang kebarat-baratan.

Pada saat operasi Trikora, sebanyak 50 orang dr anggota Brimob ini memperoleh medali bergengsi dr pemerintah yakni medali Bintang Sakti. Mereka memperoleh medali penghargaan ini karena pernah terlibat langsung perang melawan pasukan marinir dan angkatan darat Belanda dikawasan Tanjung Fatagar, Rumbati, Kokas, dan Fak-Fak di Irian Barat.

Tinggalkan komentar